Kata mama nggak boleh percaya sama orang lain selain keluarga. Teman pun kadang nggak bisa dipercaya. Kata mama kalau punya masalah dan pengen curhat lebih baik ceritanya sama Tuhan aja, berdoa sampai ngerasa tenang dan lebih baik. Kata mama kalo punya cita-cita harus diyakini biar jadi kenyataan sama sekalian diserahin sama Tuhan. Karena Tuhan yang mengatur segalanya. Kata mama dimana pun kamu berada kamu bisa ngobrol sama mama. Kata mama langit tetap sama, langit tetap diatas. Setiap aku menatap awan, aku seolah bercerita dengan mama. Hari ini aku ingin kembali ngobrol sama mama, kutatap langit yang luas sambil kulihat wajah mama disana. Sejenak aku menutup mata, kubuka mata dan melihat mama di sampingku.


Ma, semenjak mama bilang kalo nasib baik itu ada, aku jadi makin percaya sama hal itu. Aku pengen banget, ma, bisa kuliah di tempat yang aku pengen dari dulu. Cita-cita besar aku pengen keliling Eropa. Aku pengen akun instagram yang aku punya isinya foto-foto aku di sudut belahan Eropa. Kalau aku nanti di Eropa, apa langit yang aku pandang saat ini masih sama? Apa nanti ketika aku disana mama juga ikut berada di langit yang sama? Aku pengen banget ma, bisa berada disana dengan mama. Dengan langit yang sama, bumi yang sama, tempat yang sama dan alam yang sama.

Ku tutup kembali mataku. Ku kembalikan bayangan mama ke langit tinggi. Ku tatap lagi langit yang sama itu, Mengapa aku harus selalu menatap langit ketika aku ingin bercerita dengan mama?